Potensi Kawasan & Peluang Investasi
Peluang penanaman modal dan hilirisasi rantai pasok industri pada sektor-sektor kunci koridor Selat Malaka yang menghubungkan Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
4 Sektor Unggulan Koridor Pertumbuhan
Agroindustri & Hilirisasi Pangan Berkelanjutan
Kawasan sentra perkebunan sawit berkelanjutan, tepung pati sagu higienis terbesar di Kepulauan Meranti, dan kopi liberika gambut khas Riau. Riau dan Sumatera memiliki keunggulan komparatif pada rantai pasok kelapa sawit bersertifikasi, tepung sagu higienis Kepulauan Meranti, dan kopi liberika gambut yang siap dipasok ke industri hilir Malaysia dan Thailand.
Kelautan & Industri Perikanan Tangkap
Perairan strategis Selat Malaka dengan kekayaan hasil laut melimpah serta akses jalur pelayaran langsung ke pasar ekspor internasional. Akses jalur laut langsung memungkinkan integrasi cold chain penyimpanan beku dan ekspor hasil laut segar dalam hitungan jam.
Ekonomi Kreatif, Wastra Tenun & Budaya
Kekayaan wastra tenun songket khas, kriya tangan ramah lingkungan, serta pesona destinasi wisata alam dan sejarah Melayu serumpun. Konektivitas budaya Melayu terpadu dengan festival tahunan serta promosi produk wastra tenun songket khas kawasan.
Kawasan Industri Strategis & Energi Hijau
Didukung pelabuhan laut dalam Dumai, integrasi jalan tol Trans-Sumatera, dan fasilitas KEK untuk manufaktur hijau dan biomassa. Dukungan pelabuhan laut dalam Dumai, integrasi tol Trans-Sumatera, dan fasilitas KEK membuka jalan bagi industri manufaktur berorientasi ekspor.
Tertarik Berinvestasi atau Membuka Jalur Pasok?
Sekretariat IMT-GT siap memfasilitasi temu bisnis, perizinan, dan rekomendasi mitra lokal yang kredibel.